PENGARUH ART THERAPY DENGAN POSITIVE REINFOCEMENT DALAM MENURUNKAN KECEMASAN PADA ANAK DENGAN KEDISABILITASAN NETRA DI SENTRA WYATA GUNA BANDUNG
Main Article Content
Abstract
Kecemasan merupakan kondisi yang dialami oleh Anak dengan
Kedisabilitasan (ADK) Netra di Sentra Wyata Guna Bandung yang
menyebabkan perilaku gelisah, marah, dan menghindari kerumunan. Salah
satu intervensi yang dapat dilakukan untuk menurunkan tingkat kecemasan
pada Anak dengan Kedisabilitasan (ADK) Netra tersebut yakni melalui terapi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi art therapy dengan
positive reinforcement dimana akan tergambar pengaruhnya terhadap tingkat
kecemasan responden. Art Therapy yang dimaksud merujuk pada penggunaan
seni musik sebagai media terapi dengan pengembangan terapi menggunakan
positive reinforcement. Metode penelitian menggunakan single subject design
jenis reversal dengan model A-B-A. Sumber data yang digunakan adalah
sumber data primer dan sumber data sekunder. Penentuan sumber data dalam
penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data
menggunakan kuesioner dan pedoman observasi. Alat ukur menggunakan
Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRSA). Uji validitas alat ukur dalam
penelitian ini adalah uji validitas muka, sedangkan uji reliabilitas alat ukur
menggunakan percent agreement. Teknik analisis data menggunakan analisis
dalam kondisi dan analisis antar kondisi. Hasil Penelitian menunjukan tingkat
kecemasan Anak dengan Kedisabilitasan (ADK) Netra di Sentra Wyata Guna
Bandung mengalami penurunan setelah penerapan Art Therapy dengan
Positive Reinforcement