Metamorfose Yayasan Usaha Mulya dalam Penerapan SNPA Untuk Lksa: Dari Layanan Berbasis Lembaga ke Layanan Berbasis Keluarga di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat
Main Article Content
Abstract
Standar Nasional Pengasuhan Untuk Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang dikenal dengan SNPA hadir untuk menjadi pedoman pelayanan bagi LKSA di seluruh Indonesia. Banyak pengurus LKSA yang menolak kehadirannya, karena dianggap akan membubakarkan LKSA. Namun di tengah pro dan kontra Yayasan Usaha Mulya (YUM) telah menunjukkan komitmennya untuk menerapkan SNPA. Sehubungan dengan hal tersebut penelliti tertarik melakukan penelitian tentang Metamorfose Yayasan Usaha Mulya Dalam Penerapan SNPA Untuk LKSA: Dari Layanan Berbasis Lembaga Ke Layanan Berbasis Keluarga Di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Tujuan peneliatian adalah untuk menggambarkan dan menganalisis metamorfose yang dialami YUM dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan metamorfose YUM berproses 7 tahun dengan tahapan Pra perubahan, Persiapan, Pelaksanaan, dan Pasca Perubahan. Ada 4 hal yang mendasarinya, yaitu : Penelitian Save The Children tentang kualitas pengasuhan di LKSA, Evaluasi donor, Perubahan paradigma pelayanan, dan Hak anak. Empat hal tersebut pada intinya sama bahwa pengasuhan terbaik adalah oleh orang tuanya dalam keluarga. Perubahan tersebut mendapat rintangan dari Internal manajemen, Anak Asuh, Keluarga Anak, Donor, dan Masyarakat. Metamorfose yang dialami YUM menghantarnya berubah manajemen, Anak Asuh, Keluarga Anak, Donor, dan Masyarakat. Metamorfose yang dialami YUM menghantarnya berubah dari lembaga pelayanan berbasis lembaga ke lembaga pelayanan berbasis keluarga, bahkan YUM telah menjelma menjadi Pusat Layanan Anak, Keluarga, dan Masyarakat dengan pendekatan multi layanan