Efikasi Diri Warga Masyarakat Dalam Menghadapi Ancaman Tsunami Pantai Selatan di Desa Jatimalang Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo
Main Article Content
Abstract
Efikasi diri adalah keyakinan individu mengenai kemampuan dirinya dalam melakukan tugas atau tindakan yang diperlukan untuk mencapai hasil tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang efikasi diri warga masyarakat dalam menghadapi ancaman tsunami di Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Aspek efikasi diri yang diteliti dilihat dari aspek level, strength, dan generality. Penelitian ini berbentuk deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Responden dalam penelitian ini adalah kepala keluarga di Desa Jatimalang dengan jumlah 80 orang terdiri atas 70 laki-laki dan 10 perempuan. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah angket, studi dokumentasi, dan observasi. Efikasi diri diukur menggunakan pengembangan instrumen baku General Self Efficacy Scale (GSES). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum efikasi diri warga masyarakat berada dalam kategori efikasi diri cukup baik dengan skor 8.746. Kategori efikasi diri pada setiap aspek juga menunjukkan hasil yang sama yaitu cukup baik dengan rincian skor: aspek level 2.980, aspek strength 2.889, dan aspek generality 2.877. Kondisi keberagaman tersebut salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana tsunami. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka perlu adanya penanganan terhadap efikasi diri secara keseluruhan aspek. Peneliti merekomendasikan Program Warga Masyarakat Desa Jatimalang Siap Siaga dan Tanggap (SIGAP) dengan menggunakan metode Community Organization and Community Developmet (COCD). Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah edukasi terkait wawasan dan ketrampilan kesiapsiagaan bencana dan pelaksanaan simulasi dalam ruangan berupa Table Top Exercise (TTX).