Sikap Masyarakat Terhadap Praktik Prostitusi Terselubung di Eks Lokalisasi Saritem Kota BandungSikap Masyarakat Terhadap Praktik Prostitusi Terselubung di Eks Lokalisasi Saritem Kota Bandung
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sikap masyarakat terhadap praktik prostitusi terselubung di Eks Lokalisasi Saritem Kota Bandung yang mencakup karakteristik responden, pengetahuan (kognitif) responden, perasaan (afektif) responden, dan kecenderungan berperilaku (konatif) responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah melalui angket dengan menggunakan sampel insidental. Responden dalam penelitian berjumlah 205 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan (kognitif) masyarakat terhadap praktik prostitusi terselubung di Eks Lokalisasi Saritem cukup tinggi dengan persentase 84% responden. Afektif responden terhadap praktik prostitusi terselubung di Eks Lokalisasi Saritem yaitu sebanyak 60% responden sangat tidak senang dengan adanya praktik prostitusi terselubung di Eks Lokalisasi Saritem. Aspek konatif responden menunjukan hasil 62% responden sangat setuju apabila tidak ada praktik prostitusi terselubung lagi di Eks Lokalisasi Saritem Kota Bandung. Berdasarkan hasil analisis masalah terhadap pernyataan responden, masalah yang dialami responden yaitu tidak setuju dengan adanya praktik prostitusi yang ada di sekitar lingkungan mereka. Maka rencana program yang diusulkan adalah program gerakan masyarakat bebas prostitusi di Kota Bandung yang bertujuan untuk menggerakkan masyarakat bersama-sama mengawasi adanya praktik prostitusi terselubung di lingkungan sekitar