Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Letusan Gunung Tangkuban Perahu di Desa Jayagiri Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran masyarakat di daerah rawan bencana letusan Gunung Tangkuban Perahu, yang meliputi karakteristik responden, pengetahuan masyarakat, kebijakan, rencana tanggap darurat masyarakat, sistem peringatan dini dan mobilisasi sumber daya masyarakat di daerah rawan bencana letusan Gunung Tangkuban Perahu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode deskriptif. Populasi dan penarikan sampel menggunakan Accidentally Sampling, berjumlah 44 responden dari 3.549 jiwa di Desa Jayagiri. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara tidak terstruktur dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan kesiapsiagaan masyarakat pada kategori sedang dengan jumlah presentase 74,58%. Aspek pengetahuan pada kategori tinggi dengan jumlah skor total 1.122 dari 1.408, aspek kebijakan pada kategori tinggi dengan jumlah skor total 1.268 dari 1.408, rencana tanggap darurat pada kategori sedang jumlah skor total 670 dari 1.408, aspek sistem peringatan dini pada kategori tinggi dengan jumlah skor total 1.052 dari 1.408, dan mobilisasi sumber daya pada kategori tinggi dengan jumlah skor total 1.139 dari 1.408. Program pemecahan masalah yang diajukan adalah “Program pembentukan Kelompok Masyarakat Siaga Bencana di Desa Jayagiri Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di daerah rawan bencana letusan Gunung Tangkuban Perahu di Desa Jayagiri melalui pembentukan Kelompok Masyarakat Siaga Bencana. Metode yang digunakan yaitu metode CO/CD. Teknik yang digunakan adalah FGD, TOP, capacity building, lobi dan kampanye.