Dampak Sosial Pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat di Desa Sukamulya Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka
Main Article Content
Abstract
Dampak merupakan sebuah perubahan yang terjadi dalam adanya sebuah pembangunan. Perubahan tersebut dapat mengarah kepada hal yang positif dan negatif. Peneliti dalam hal ini ingin mengetahui tentang dampak sosial yang terjadi setelah adanya pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) terhadap kondisi kehidupan masyarakat di Desa Sukamulya Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka. Aspek yang diteliti dalam dampak sosial ini adalah way of life (cara hidup), budaya dan komunitas. Penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu metode yang bertujuan untuk menggambarkan situasi dan kejadian melalui pemaknaan yang berbeda dari setiap informan dalam memandang fenomena yang terjadi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa secara keseluruhan masyakarat merasakan perubahan yang besar pada aspek way of life yaitu pada cara bekerja dan cara berinteraksi. Perubahan yang terjadi adalah dengan digusurnya tanah masyarakat Desa Sukamulya yang sebaian besar memiliki pekerjaan sebagai petani menyebabkan masyarakat kehilangan pekerjaan. Para petani yang tanahnya tergusur harus mencaru oekerjaan keluar desa dan mengeluarkan upaya yang lebih jika ingin tetap bekerja sebagai petani jika dibandingkan dengan sebelu adanya pembangunan BIJB. Interaksi yang terjadi dimasayakat juga menjadi berubah. Masyarakat yang dulunya hidup rukun saling berdampingan setelah adanya pembangunan BIJB menjadi semakin tidak peduli satu sama lain karena adnaya pro dan kontra yang terjadi di masyarakat karena adanya penggusuran.