Hubungan Kecanduan Game Online dengan Persepsi Remaja Terhadap Kekerasan
Main Article Content
Abstract
Perkembangan internet mempengaruhi perkembangan game online. Pengguna game online umunya adalah para remaja yang masih dalam usia sekolah. Ketergantungan terhadap bermain game online secara terus menerus dapat menimbulkan kecanduan. Kecanduan game online juga mampu mempengaruhi persepsi dari remaja terhadap kekerasan. Untuk itu, penelitian ini ingin melihat hubungan kecanduan game online dengan persepsi remaja terhadap kekerasan. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian adalah menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data survei pada Siswa/i Kelas X SMKN 15 Bandung Jurusan Pekerja Sosial. Dari 127 siswa/i responden penelitian, mengungkapkan bahwa 11 persen siswa/i reseponden termasuk dalam kategori kecanduan game online. Sementara itu 89 persen siswa lainnya tidak termasuk dalam kategori kecanduan game online. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa 77,95 persen siswa/i responden tidak sensitif terhadap kekerasan. Sedangkan, 22,05 persen siswa lainnya sensitif terhadap kekerasan. Berdasarkan hasil penelitian, hubungan antara kecanduan game online dengan persepsi remaja terhadap kekerasan, didapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kecanduan game online dengan persepsi remaja terhadap kekerasan dengan nilai r hitung 0.122